Kultwit Duwi Susilo Tentang Mati

13. Kita semua hanya ingin menjawab pertanyaan dg benar, lalu meninggalkan kelas. Benar kan? #mati

Start :

1.Manusia.. Tercipta hanya dr setetes air mani yg hina, hidup hanya membawa kotoran kesana-sini. Apa yg hendak dibangga? #mati

2. Bilakan mati, sanak saudara tak kan sertai, harta benda tak dibawa, hanya bekalkan amal di dunia yg tak seberapa. #mati

3. Banyak yg sangka: mati adalah akhir segala. Padahal mati hanyalah jembatan antara kehidupan dunia dg kehidupan di akhirat sana. #mati

4. Mati seolah pintu gerbang kehidupan setelah mati itu sendiri. Di seberang sana, ada surga dan neraka yg menanti. #mati

5. Ke surga atau ke neraka, tergantung amal dan iman kita padaNYA. Juga ridha Allah atas amal kita di dunia. #mati

6. Harun Yahya dlm buku ‘Indahnya Islam Kita’, ibaratkan kematian sama dg membunyikan bel di sekolah, yg menandai berakhirnya ujian. #mati

7. Allah berikan jangka waktu yg berbeda tuk uji setiap manusia. Ada yg dberi waktu 25 tahun, ada pula yg seratus tahun. #mati

8. Seperti halnya Allah putuskan tanggal lahir kita,yg mrp awal ujian kita,Allah putuskan pula waktu akhir jangka waktu tsb. #mati

9. Dengan kata lain, hanya Allah yg tahukan umur berapa kita kan meninggal. Demikianlah itu sebenarnya. #mati

10. Allah bisa ambilkan jiwa kita kapan pun.Maka, kita harus berjuang tuk gapai ridhoNYA. Karna hidup hanya sekali,jangan hidup merugi.#mati

11. Kehidupan di akhirat adl kehidupan nan kan abadi, dan kita pun perlu bersiap-bekal untuk itu. #mati

12. Apa kita berpikir; manusia yg menjalani ujian ingim tetap dlm ujian selamanya? Tentu tidak! #mati

13. Kita semua hanya ingin menjawab pertanyaan dg benar, lalu meninggalkan kelas. Benar kan? #mati

14. Demikian pula di dunia, manusia harus brjuang tuk lalui ujiannya, dapatkan ridho Allah, dan mencapai surgaNYA. #mati

15. Demikian kilas kultwit ttg #mati. Moga kita kan mati dlm husnul khotimah, penuh ridhoNYA. Amin. (ingatkan bila tersalah)

Sumber : TLnya @duwisusilo