Kultwit Natal Dari Salim A Fillah

19. Sungguhpun ingin rasanya syukuri kelahiran Rasul Ulul ‘Azmi nan istimewa, ‘Isa, agak tak nyaman hati kami dengan hari pagan ini. #Natal

Start :

1. #Natal ini, teringat Allahu yarham KH Abdullah Wasi’an. Kata beliau: Saudara-saudaraku Nashara terkasih, beda antara kita tidaklah banyak

2. KH Abdulla Wasi’an: kalian mengimani Musa, juga ‘Isa. Kamipun sama. Tambahkanlah satu nama; Muhammad. Maka sungguh kita tiada beda #Natal

3. KH Abdullah Wasi’an: kalian imani Taurat, Zabur, & Injil. Kamipun demikian. Tambahkan Quran, mk sungguh kita satu tak terpisahkan. #Natal

4. Sungguh kerahiban menjadikan kalian lembut hati, dan dekat pada kami, sementara Yahudi & musyrik musuh terkeras kita (QS 5: 82) #Natal

5. Tapi mungkin memang sudah tabiat ‘aqidah, satu sama lain tak rela jika kita tak serupa dalam agama secara sepenuhnya. (QS 2: 120) #Natal

6. Bagaimanapun, selama kita tak saling memerangi tersebab iman, tak terlarang bagi kita saling berkebajikan. (QS Al Mumtahanah 8) #Natal

7. Maka inilah kita mencari titik singgung iman demi kebersamaan, itulah pengakuan ke-Ilahi-an Allah tanpa persekutuan. (QS 3: 64) #Natal

8. Tetapi kami insyafi sepenuhnya, yakin di dada tak bisa dipaksakan. Kami hormati segala nan tak bisa ditemukan. (QS Al Kafirun: 6) #Natal

9. Dalam keberbedaan itu, izinkan kami tetap mencintai ‘Isa & Maryam, meski kami tak bisa memohon kalian mentakjubi Muhammad. #Natal

10. Izinkan jua kami, membaca dengan berkaca-kaca betapa indah Surat dalam Quran yang berjudul Maryam. Gadis tersuci sepanjang zaman. #Natal

11. Najasyi Habasyah & Uskup-uskupnya, juga para Patriarkh Najran menitikkan airmata, dibacakan Surat Maryam. Berkenankah kalian jua?#Natal

12. Ini sungguh bukti bahwa Allah, Nabi, dan Al Quran kami mengajarkan pemuliaan nan mengharukan pada Maryam & ‘Isa nan tiada duanya. #Natal

13. Termuliakanlah ‘Isa dengan penciptaan & kelahiran nan ajaib yang bagi kami begitu agung sebagaimana penciptaan Adam. (QS 3: 59) #Natal

14. Termulialah ‘Isa nan bicara dalam buaian. Salam sejahtera baginya di saat lahir, kelak diwafatkan, & nantinya dibangkitkan. (QS 19: 33)

15. Saudara Nasrani terkasih; kami mencintai ‘Isa, Nabi & RasulNya. Ruh & kalimatNya, yang ditiup-tumbuhkan dalam rahim suci Maryam. #Natal

16. Hari ini #Natal, kalian rayakan kelahiran ‘Isa, yang bagi kami tanggal 25 Desembernya agak membuat terkerutkan dahi bertanya-tanya.

17. Sebab Maryam nan sungguh berat ujiannya itu bersalin di saat kurma masak penuh tandannya. Kemungkinan itu Maret, bukan Desember. #Natal

18. Maafkan jika menyinggung hati, tapi sungguh telah ditulis para Sejarawan, 25 Des itu hari kelahiran Janus & Mitra, Dewa Matahari. #Natal

19. Sungguhpun ingin rasanya syukuri kelahiran Rasul Ulul ‘Azmi nan istimewa, ‘Isa, agak tak nyaman hati kami dengan hari pagan ini. #Natal

20. Sayangnya, hampir seluruh gereja sudah menyepakatinya, sampai seorang Sejarawan memelesetkan ‘Son of God’ sebagai ‘Sun of God’. #Natal

21. Itulah awal-awal yang membuat kami berat hati untuk ucapkan Salam #Natal. Ini harinya Janus & Mitra. Bukan harinya ‘Isa, kawan terkasih.

22. Tentu tradisi ribuan tahun dengan salju & cemara, pohon sesembahan pagan Eropa itu tak bisa kami paksa untuk diubahkan seenaknya. #Natal

23. Tinggal kini, dalam hasrat hati untuk membalas penghormatan yang kalian beri di ‘Idul Fitri & Adhha, maka kami simak para ‘ulama. #Natal

24. Sungguh, agama ini memerintahkan untuk membalas tiap pemuliaan dengan penghargaan yang lebih baik, minimal senilainya (QS 4: 86) #Natal

25. Yang disepakati para ‘ulama atas keharamannya adalah keterlibatan dalam segala yang bernilai ritual & ibadah. Pun jua #FatwaMUI #Natal

Sumber : TL-nya @salimafillah

… masih berlanjutšŸ™‚